Chapter 27 (1/1)
Chapter 27 support cast from this chapter: Park Chanyeol Soojung menunggu Jongin di depan kantor guru dengan amat bosan. Ia sedikit memainkan kakinya untuk menghilangkan kebosanannya.“Maaf membuatmu lama menunggu, princess,” kata Jongin membuat Soojung tersenyum ke arahnya.“Gwechanna. Kaja pulang,” ajak Soojung. Jongin tersenyum kemudian merangkul bahu Soojung mesra.“Malu, Jong banyak yang lihat,” kata Soojung pelan dengan wajah merona merah. Benar-benar membuat Jongin gemas.“Biar saja. Biar semua tahu bahwa gadis cantik ini adalah milik Jongin seorang,” kata Jongin sambil mencubit pipi Soojung dengan sebelah tangannya. Soojung hanya tersenyum kecil.“Soojung,” panggil seseorang di hadapan mereka.“Ah, Soojung senang bertemu denganmu di sini. Teman-temanmu menakutkan, mereka terus saja melihatku seakan mereka ingin menerkamku,” lanjut orang tadi sambil menggoyangkan tangan Soojung.“Ya, berhenti memegang tangan pacarku, Kim Myungsoo,” seru Jongin dengan tatapan membunuhnya. Myungsoo menatap Jongin sambil mengerjapkan kelopak matanya.“Pacar?” tanya Myungsoo. Soojung hanya mengangguk menjawabnya.“Benarkah?” tanya Myungsoo kembali meyakinkan pendengarannya.“Benar, lalu kau mau apa, huh?” dengus Jongin kesal. Detik berikutnya Jongin dibuat melotot kaget. Kim Myungsoo mendekapnya. Catatan, Kim Myungsoo mendekapnya, memeluknya.“Wah, Jongin. Selamat ya. Selamat,” kata Myungsoo riang.“Selamat?” tanya Jongin sambil melepaskan pelukan Myungsoo dengan susah payah. Dan akhirnya berhasil. Soojung sendiri menahan untuk tidak tertawa melihat tingkah konyol dua namja ini.“Akan kujelaskan lain kali. Aku harus mencari Suzy. Bye,” pamit Myungsoo sambil tersenyum bergantian ke arah Jongin dan Soojung.“Suzy?” tanya Jongin pada Soojung.“Sudahlah, nanti kuceritakan, oke?” tawar Soojung. Jongin mengangkat bahunya acuh. Dari kalimat Myungsoo tadi sepertinya ia tak berniat merebut Soojung dari sisinya. Kemudian Jongin kembali mengajak Soojung pulang, kini sambil bergandengan tangan.“Bukankah itu Jinri?” tanya Soojung melihat Jinri di dekat tempat parkir bersama dengan seorang pemuda. Dan lagi Jinri menangis?“Dan itu Sehun,” kata Jongin sambil menunjuk Sehun yang berlari ke arah Jinri.Dan kedua bola mata Jongin juga Soojung membulat sempurna saat Jinri dengan berani melakukan sesuatu di depan semua orang. Jinri mencium pemuda itu. O0O “Ya, Jiyeon. Aku sudah menunggumu cukup lama di sini,” kata Chanyeol pada seseorang di seberang teleponnya.“Dengar jangan kabur kali ini. Eomma menyuruhku untuk membawamu pulang cepat,” kata Chanyeol lagi.“Tak ada tapi-tapian. Jika tidak…,” perkataan Chanyeol terputus karena ia ditabrak seseorang. Chanyeol mendengus kesal.“Maafkan aku,” Chanyeol tertegun saat mendengar suara itu. Sepertinya ia pernah mendengarnya. Chanyeol kemudia mengamati orang yang menabraknya. Oh, dia gadis yang menabraknya semalam. Dan sekarang ia menangis lagi?“Sepertinya, kau suka sekali menabrak orang ya?” kata Chanyeol membuat si gadis menatapnya.“Hai, nona cengeng,” sapa Chanyeol seraya tersenyum manis.“Jinri,” Chanyeol melihat bahwa gadis itu sedikit terkejut ada yang memanggilnya. Dan Chanyeol ingat bahwa itu adalah pemuda yang kemarin.“Maafkan aku,” kata gadis itu lagi. Sebelum sempat Chanyeol bertanya lebih jauh, gadis telah menempelkan bibirnya ke bibir Chanyeol. Chanyeol akui ia sedikit terkejut. Tapi merasakan manis di bibirnya membuatnya sedikit tersenyum dan memejamkan matanya. Ia cukup menikmatinya.“Park Chanyeol!!!!!”“Choi Jinri!!!!!”Gadis yang Chanyeol yakini bernama Jinri itu melepaskan tautannya seketika. Chanyeol sedikit mendesah kecewa. Tapi wajah kecewanya segera ia lenyapkan kala mendapatkan tatapan tajam dari adiknya, Park Jiyeon.“Apa yang kau lakukan, byuntae?” seru Jiyeon sambil memukuli bahu sang kakak dengan keras. Tadinya ia ingin memukul kepala Chanyeol, tapi Chanyeol terlalu tinggi.“Apa yang kau lakukan Choi Jinri?” omel seseorang yang tadi datang bersama Jiyeon. Chanyeol dapat membaca name tagnya. Choi Minho? Choi? Mungkinkan saudara gadis yang baru menciumnya tadi?“Ahh, sepertinya ada yang salah paham di sini,” sahut Chanyeol dan tetap saja mendapat tatapan tajam dari Minho.“Oppa, kenapa lama sekali? Aku menunggumu dari tadi,” kata Jinri sambil melingkarkan tangannya di lengan Chanyeol.“Apa maksud…. Aww…,” Chanyeol yang hendak bertanya malah diinjak kakinya oleh Jinri.“Apa maksudnya ini Choi Jinri?” tanya pemuda yang semalam juga mengejar Jinri. Name tagnya- Oh Sehun.“Aku janji berkencan dengannya,” jawab Jinri tenang. Oh, Chanyeol membulatkan mulutnya. Gadis ini benar-benar.“Kau…,”“Kau tahu kan kalau aku berkencan dengannya. Jadi jangan pernah dekati aku lagi, Oh Sehun,” kata Jinri memotong kalimat Sehun dan membuat semua yang di sana menatapnya terkejut.“Ayo oppa, kita pergi,” ajak Jinri kemudian. Chanyeol hanya mengangguk pasrah dan membukakan pintu mobilnya untuk Jinri. Oh, dia harus siap dengan introgasi dari adiknya, Jiyeon setelah ini. O0OPlease Subscribe to read the full chapter