Obsesi (1/1)
Penjabaran dan Latar Belakang masing-masing Karakter :WU YI FANNamaku Wu Yifan. Usiaku kini menginjak tiga puluh tahun dan single. Aku sering dipanggil Kris ketika sedang berada di luar negeri karena bisnis otomotif yang kujalani adalah sebuah bisnis berskala internasional. Namun, aku dilahirkan di Beijing dan aku adalah asli orang China.Kata orang, wajahku tampan, jadi ya...sedikit banyak membuatku percaya diri dengan wajah dan penampilanku. Aku menyelesaikan pendidikan S2 bisnisku di New York dan untuk mencapai posisi yang kududuki sekarang sebagai seorang direktur utama sebuah perusahaan otomotif terbesar di china dan bahkan Asia bukanlah sebuah hal yang mudah. Aku memulai semuanya dari nol dan mungkin sekarang aku sudah mendapatkan hasilnya. Aku mempunyai sebuah rumah mewah yang kutinggali seorang diri di Beijing, tiga mobil sport mewah, sebuah jet pribadi dan juga sebuah kapal pesiar pribadi. Dan aku diidentikkan dengan kaum borjuis yang selalu bergelimang harta padahal tidak sepenuhnya benar. Hartaku banyak, memang benar namun aku kurang suka berkumpul dengan kaum borjuis lainnya, bisa dibilang aku agak kurang suka dengan keramaian. Kalau ambisius, memang benar. Aku akan gigig dalam memperoleh apa yang kuinginkan. Aku perokok, namun apabila pasanganku nanti tidak suka kebiasaanku itu, aku akan berhenti demi dia. Akan kulakukan apapun untuknya.Namun, meski aku mempunyai semuanya, tetap saja hanya satu yang belum kumiliki, yakni seorang pendamping hidup. Dan, aku berniat mencari seorang wanita yang mungkin mirip dengan putri dalam kisah yang selalu kudengar sejak kecil. Obsesi ? sebutlah demikian, namun aku akan menjadikan obsesiku itu nyata.Aku adalah tipikal pekerja keras dan aku akan mendapatkan apapun yang kumau dengan usaha apapun. Wanita yang akan menajdi pendampingku nanti haruslah seorang wanita yang bisa membuat jantungku berdetak dengan liar dan juga membuat mataku tak bisa lepas dari sosoknya. Ia juga harus cantik pastinya, dan sempurna di mataku, kalau sudah menemukan yang seperti itu, aku takkan melepasnya lagi bahkan aku rela menukar cintanya dengan nyawaku sendiri, mungkin seperti pangeran yang rela meluncur ke kehancuran demi sang putri. LUHANNamaku Luhan, seorang istri, berumur dua puluh enam tahun. Menurut banyak teman, aku adalah wanita yang cantik, berkulit putih dan menuut mereka, wajahku seperti boneka.Aku bekerja sebagai wakil pemimpin redaksi di sebuah majalah bisnis terkemuka bertajuk Asian's bussiness di kotaku, Beijing, namun sesekali aku juga terjun langsung ke lapangan guna mewawancarai sumber beritaku.Sebagai seorang istri, aku merupakan seorang wanita setia pada suami. Aku berprinsip, tidak ada laki-laki lain yang menyentuh hati dan tubuhku, kecuali suami yang sangat mencintaiku yaitu Choi Minho. Ya, kami memang menikah atas dasar perjodohan orangtua kami. Aku lahir di keluarga yang cukup terpandang dan aku selalu mendapatkan semua yang terbaik. Namun, sejak kecil, aku yang memang terlahir sebagai putri tunggal di keluargaku, selalu disuguhi aturan di sana dan sini. Kedua orangtuaku selalu mengatur gerak-gerikku sehingga soal suami pun mereka yang memilihkannya untukkuAku memang tak pernah protes, aku tahu kalau pilihan orangtuaku pasti adalah yang terbaik. Minho sangat mencintaiku dan memperlakukanku begitu spesial. Aku bersyukur dan usia pernikahan kami suah menginjak tiga tahun namun belum ada momongan di antara kami. Kami merencanakan untuk berbulan madu yang kedua guna memulai program untuk mendapatkan momongan yang kami rencanakan di tahun ini namun kesibukanku dan juga lesibukan Minho oppa sendiri memaksa kami untuk selalu menunda rencana tersebut.Rumah tangga kami baik-baik saja, terllalu baik malah. Minho oppa terlalu penyavar dan terkadang sikap penyabarnya itu membuatku jengah. Aku bosan, aku bosan hidup terlalu teratur. Bukannya aku bosan menjadi istri untuknya, namun hidup kami terlalu monoton.Terkadang, dengan meliput berita di lapangan bisa membuatku merasa bebas dan rehat sejenak dari keteraturan hidup yang kujalani. Dan, berharap mendapatkan tantangan baru dari pekerjaan yang kujalani. Aku dan Minho ? kami berdua menikah atas dasar perjodohan dan mungkin itu sebabnya, sampai saat ini, aku belum bisa sepenuhnya mencintainya. Jujur saja, itu memang yang aku rasakan. Aku tahu dia mencintaiku, dengan snagat tulus namun aku tetap memerlukan waktu untuk bisa sungguh-sungguh mencintainya. Memberikan cinta sebesar yang Minho berikan padaku.Aku memang menjadi istri yang baik dan patuh di rumah, aku menghormati suamiku, tentu saja. Namun, aku tetap belum mampu untuk memberikan satu hal padanya : cintaku. CHOI MINHOPerkenalkan, namaku Choi Minho, usiaku kini dua puluh delapan tahun. Seorang suami dari wanita luar biasa bernama Luhan. Aku bekerja sebagai direktur utama sebuah perusahaan tekstil di Beijing. Aku adalah orang Korea namun setelah menikah dengan Luhan, aku sangat menyukai budaya China dan berharap bisa terus memperlajarinya dari istriku tercinta. Memang aku berasal dari keturunan langsung raja korea namun aku tidak mau menyombongkannya. Aku tetap hanyalah manusia biasa di mata Tuhan, iya kan ? Aku berkenalan dengan Luhan di bulan April 2010 karena kedua orangtua kami bersahabat dan jujur saja, semenjak pertama kali bertemu dengannya, aku telah jatuh hati padanya. Luhan adalah wanita yang tak hanya cantik namun juga sangat cerdas, dia juga lugu dan innocent namun tegas. Semua dari dirinya aku suka, dan aku tidak tahu harus berkata apa ketika dia menerima lamaranku. Aku sangat sangat sangat bahagia. Kami menikah di bulan Oktober 2011, pernikahan kami berjalan sangat baik dan aku sangat mencintainya. Kesehatan dan juga kebahagiaan istriku adalah yang terpenting.Luhan menyukai laut, itulah sebabnya kami mengadakan pernikahan di sebuah gereja kecil di tepi laut di Bali, Indonesia. Kata Luhan, saat melihat laut, dia bisa merasakan ketenangan dan aku suatu hari mungkin akan membeli kapal pesiar agar bisa membawa Luhan ke tengah lautan yang dia sukai. Pernikahan kami memang atas dasar perjodohan ,namun kuyakin Luhan juga mencintaiku. Meskipun kami sama-sama sibuk namun kami selalu menyempatkan diri untuk berdua di malam hari, tak akan ada kebohongan di antara kami karena yang menjadi pondasi sebuah pernikahan adalah rasa saling percaya, dan ketika ada sebuah dusta saja, maka pernikahan itu tidak akan baik lagi. Kami selalu menceritakan apa saja yang kami alami di tempat kerja kami agar kami tetap bisa percaya satu sama lain. Kami merencanakan memiliki anak tahun ini dan mungkin aku akan membawanya berbulan madu tahun ini.Aku sangat mencintainya dan aku akan memberinya kebebasan melakukan apapun yang dia sukai karena aku, aku mmepercayainya dan tak mungkin kalau Luhan akan melakukan sesuatu yang buruk di belakangku. Aku akan berusaha membahagiakan Luhan baik secara fisik maupun mental. Aku memuja Luhan, sangat memujanya. Bagiku, Luhan seperti duniaku dan aku tak bisa hidup bila tak ada dia disampingku. LIU YI FEIHai, namaku Liu Yi Fei atau biasa dikenal dengan nama panggung Crystal Liu. Usiaku kini dua puluh tujuh tahun dan profesiku sebagai seorang aktris. Aku berangkat dari dunia model dan kini aku menjajal karier di dunia perfilman. Sudah banyak film yang kubintangi dan aku masih bersedia apabila ada ajang fashion yang memintaku untuk berjalan di atas catwalk.Orang menjulukiku sebagai Bintang Dari Selatan dan aku secara pribadi menyukai nama julukan itu karena menurutku nama itu adalah nama yang unik. Mungkin, aku mempunyai pribadi yang tertutup dan misterius di mata sebagian besar orang dan bahkan fansku. Aku tentu sangat menjaga fisikku yang kata banyak orang sangatlah sempurna, karena fisi adalah komoditi utama yang mendukung profesiku, karena fisik ini aku mendapat banyak tawaran bemain film.Aku sangat menghargai waktu karena setiap detik waktu adalah uang yang tak boleh disia-siakan. Namun, aku juga akan mendermakan sebagian pernghasilanku pada yayasan amal, sisi lain diriku yang tak banyak orang tahu. Namun, biarlah hanya aku yang tahu. Aku akan menyumbang dengan nama alias saja agar orang tidak salah sangka dengan sumbanganku itu.Terkadang aku mendengar banyak gosip negatif mengenai diriku yang mengatakan kalau aku adalah wnaita simpanan pejabat tapi aku cuek dengan semua itu, aku tak melakukan itu semua jadi untuk apa aku ambil pusing. Toh, dengan protes mereka juga tidak akan mendengarkan aku kan ?Aku mendambakan seseorang yang bisa mengerti diriku juga pekerjaanku namun sampai sekarang aku masih belum menemukan orang seperti itu yang bis aku jadikan sebagai pendamping hidupku. Biarlah kehidupan pribadiku tetap menjadi misteri karena aku tak suka kehidupan pribadiku terusik oleh media dan publik. Wu Yifan, seorang pengusaha tampan, muda dan sukses yang bisa dibilang telah mempunyai segalanya. Di umurnya yang menginjak tiga puluh tahun, Yifan telah menjadi salah satu pengusaha muda paling sukses se Asia. Yifan belum pernah menikah karena ia terlampau sibuk dan terlalu gila kerja. Yifan begitu ambisius sehingga melupakan tentang pernikahan.Semenjak kecil, Yifan tinggal dengan sang nenek. Dan sang nenek selalu membacakan kisah dari sebuah buku dongeng berjudul Falling Star. Yifan menyukai kisah yang ada di dalam buku tersebut yang menceritakan tentang seorang pangeran yang jatuh cinta pada seorang putri nan cantik rupawan dari negara langit. Sang putri yang ternyata adalah seorang malaikat tidak semestinya jatuh hati pada manusia.Suatu hari, sang putri harus kembali ke langit. Sang pangeran ingin menyusul tapi dia tak tahu bagaimana caranya untuk dapat terbang ke langit.Tidak ada hewan apapun yang dapat membantunya untuk terbang tinggi dan ia putus asa. Pangeran memohon bantuan kepada angin.Namun si angin pun tidak dapat menolongnya. Pangeran makin sedih dan patah arang. Ia tak tahu bagaimana caranya untuk bisa bertemu dengan sang putri.Sampai suatu malam, ada sebuah bintang jatuh yang mendengar semua permohonannya. Bintang itu setuju untuk membantu pangeran dengan satu persyaratan. Jika pangeran tidak dapat tiba tepat waktu tepat di tempat putrinya, maka pangeran akan hancur berkeping-keping. Pangeran setuju dan rela memberikan nyawanya demi putrinya.Mereka berdua pun melesat jauh ke langit di mana sang putri tinggal. Tapi, ketika bintang jatuh melihat ke bawah, ia terpana akan kecantikan seorang putri yang sendirian dan kesepian. Bintang jatuh jatuh hati. Genggamannya di tangan pangeran pun ia lepaskan. Pangeran pun melesat jatuh menuju kehancuran. Sementara sang bintang jatuh melesat terbang untuk mendapatkan sang putri.Sungguh pangeran yang malang. Kemudian di langit pun muncul sebuah bintang, sebagai pertanda akan ketulusan hati sang pangeran yang malang