Unfair Love : slice 4 (1/1)
Warning!YAOIWonho X HyungwonHyunwoo X Kihyunand otherstypos/no eyd/bad plot/OOCromance/angst/tragedy..unfair loveslice 4-jika kau menungguku untuk menyerah,, makan kau akan menunggu untuk selamanya-© Dhabumenjoy.."Jadi aku tidak perlu merepotkanmu dan Shin ahjussi lagi.." Tambahnya. Membuat senyum merekah di wajah Wonho perlahan menghilang.Kihyun sedikit tertegun melihat perubahan raut wajah Wonho.'Aduh.. Bodohnya aku..' Rutuknya dalam hati."Yaa.. Kau tau,, kalimat seperti itu sangat bukan gayamu.." Kata Wonho, mulai memamerkan tawanya."Huhhhh.. Untunglah.. Kukira aku membuatmu marah.." Kihyun mengelus dadanya lega."Dan asal kau tau, ayahku tidak pernah merasa kerepotan mengurusi calon menantunya yang imut ini.." Kata Wonho sambil menarik hidung bangir Kihyun."Yaishhhh jangan mulai lagi Hyuungg.. Sudah kubilang kan, saat mengatakan ingin menikah denganmu dulu.. Itu karena aku masih bocah.." Jelas Kihyun sambil mengelus hidungnya yang memerah."Sekarangpun kau masih bocah kecilku.." Jawab Wonho acuh."Yaaaa!"Suasana pagi ini tetap sama, Wonho yang selalu menggoda Kihyun dan Kihyun yang selalu terkena pancingan Wonho. Yang berbeda hanyalah jumlah orang yang duduk di sana. Sekarang ada Hyungwon yang duduk di sebelah Kihyun."Kenapa kau tidak memakai seragammu? Tidak sekolah?" Tanya Wonho yang bingung karena Kihyun justru memakai kaos dan celana santai."Aku tidak dalam mood yang baik untuk sekolah.. Aku ingin menemani Hyungwon di rumah saja.. Sepertinya dia sangat kesepian.. Ya kan Hyungwon?" Tanya Kihyun sambil menatap langsung pada mata Hyungwon."Heum.. Ne..." Jawab Hyungwon lirih.Hyunwoo baru saja memasuki gedung fakultasnya saat dia juga melihat Wonho yang sepertinya juga baru saja datang. Aneh sekali melihat Wonho datang sendiri, biasanya Kihyun pasti mengikuti pemuda itu."Huh.. Ada apa denganku.." Heran Hyunwoo dengan dirinya sendiri."Mencari Kihyun? Dia bolos sekolah.. Dia tidak sedang baik-baik saja.." Kata Wonho singkat saat Hyunwoo melewatinya.Hyunwoo menghentikan langkahnya, menoleh ke belakang. Menatap Wonho dengan heran."Apa? Kenapa kau mengatakannya?" Tanya Hyunwoo."Kalau menurutmu tidak penting.. Lupakan saja omonganku barusan.. Apa susahnya.." Kata Wonho sambil melenggang santai meninggalkan Hyunwoo yang masih mematung di depan kelas.Seharian ini Hyunwoo tak begitu fokus dengan apa yang dia lakukan. Bahkan saat dosennya mengoceh di depan kelas, tidak satu pun yang masuk ke dalam otaknya yang biasanya encer itu. Dia juga sering melakukan kesalahan, seperti saat ini dia bahkan memasukkan sumpit ke dalam minumannya -mengiranya sebagai sedotan- membuat orang-orang dikafetaria itu menertawakan sikap bodohnya."Ada apa denganmu Son? Seperti orang yang sedang jatuh cinta saja.." Celetuk temannya.'Jatuh cinta?' Batin Hyunwoo gamang.Hyungwon dan Kihyun sedang menonton film romantis di kamar Kihyun. Diatas kasur empuknya, Kihyun sedang memeluk toples kaca besar berisikan cemilan kesukaannya."Apa kau tidak suka film romantis?" Tanya Kihyun karena Hyungwon terlihat tidak begitu tertarik dengan film yang tengah mereka tonton."Eum.. Tidak juga.. Apa kau punya film yang lain?""Hng.. Tunggu dulu aku akan ke kamar Wonho hyung.. Dia punya banyak film.." Kata Kihyun, yang sudah bersiap menuju kamar Wonho. Tapi tiba-tiba ponselnya berdering. "Oh.. Junhong menelfonku.. Hyungwon a.. Bisa tidak kau saja yang ke kamar Wonho hyung? Pilih saja dvd yang mau kau tonton.." Kata Kihyun sebelum mengangkat telfon dari sahabatnya itu."Tentu.. " setelah berkata seperti itu, Hyungwon lalu pergi keluar dari kamar Kihyun.Di kamar Wonho yang didominasi warna abu-abu itu, Hyungwon bisa mencium aroma Wonho di setiap sudutnya. Kamarnya bersih, rapi dan terlihat sangat nyaman.Hyungwon mendekati salah satu rak tempat Wonho menyimpan DvD koleksinya. Ada berbagai macam film di sana, dan Hyungwon menjatuhkan pilihannya pada sebuah film kartun animasi.Saat dia berniat meninggalkan kamar itu, pandangannya terpaku pada sebuah kotak kayu yang terletak di sisi lain tempat Wonho menyimpan DvDnya. Dan tanpa sadar, Hyungwon sudah membuka kotak itu dan mengeluarkan isinya. Tapi sebelum dia sempat melihat apa yang ada di dalamnya, suara Kihyhun membuat dia buru-buru menutup kotak tadi."Apa yang kau lakukan? Sudah dapat DvD nya?" Tanya Kihyun di ambang pintu."Eum.." Jawab Hyungwon sambil menunjukkan kaset ditangannya pada Kihyun."Kajja.."Hari yang membosankan, Hyungwon dan Kihyun sama-sama merasa kebosanan yang sama. Film-film yang telah mereka tonton menyenangkan sebenarnya, tapi film yang menyenangkan itu pun tidak bisa mengusir rasa bosan yang mereka rasakan."Hal menyenangkan apa yang bisa kita kerjakan ya?" Gumam Kihyun malas di atas ranjangnya."Hm..." Hyungwon ikut bergumam malas."Yah yahh.. Ceritakan tentang masa lalumu.." Ucap Kihyun semangat."Masa.. Laluku?" Tanya Hyungwon ragu."Iya.. " Kihyun menganggukan kepalanya semangat."K-kenapa tidak k