PEMBICARAAN SERIUS ? (1/1)
"Apa kau bilang ?? Xixi memintamu....memintamu...menjadi pacarnya ?? Dalam keadaan seperti ini ?" Kris tak bisa mempercayai apa yang disampaikan Yeol di telepon."Iya, aku sendir juga sangat terkejut, Kris.. aku memang mencintainya namun aku tidak mungkin mengungkit soal perasaanku di saat seperti ini, jiwanya sedang terguncang dan dia bertingkah aneh sepanjang malam ""Iya, tingkahnya aneh semenjak tadi dia ada di sini kan ?""Apa mungkin dia kerasukan ?""Jangan bercanda, Yeol. Ini tidak lucu ""Maaf, kris ""Ya suda, kau jagalah Xixi, dan pastikan dia tidak bertindak macam-macam. Kau bisa kan ? mungkin aku dan Luhan pulang besok pagi, kami ingin membantu di sini sebentar ""Baiklah, selamat malam, Kris " Telepon ditutup dan Kris mendekati Luhan yang duduk tidak jauh tempatnya dari keluarga Huang."Xixi kenapa ?" tanya Luhan.Kris meremas tangan Luhan sebelum mengecup cepat pipinya."Dia meminta Yeol berpacaran dengannya ""Apa ??" Seru Luhan dengan keras namun ia segera sadar kalau reaksinya terlalu berlebihan, ia pun dengan cepat menutup mulutnya dengan tangannya."Maaf, reaksiku terlalu heboh, namun Kris...kenapa bisa begitu ?"Luhan mengangguk sopan pada ibu Xiao ming yang tampak cukup kaget dengan seruan Luhan tadi."Aku juga tak tahu, sikapnya aneh semenjak tadi kan ?""Apa mungkin dia kerasukan ? disini kan banyak arwah penasaran " bisik Luhan pelan.Kris mencubit lengannya dan membuat artis muda itu meringis, "Awwwww.....untuk apa itu ?""Supaya kau tidak berpikiran aneh seperti manajermu itu ""Krissss......" Luhan bersandar manja di bahu kekar Kris."Hmmmm ?""Xixi, aku sungguh kasihan dan prihatin padanya sekarang. Dia begitu mencintai Xiao ming, dia pasti sangat terguncang "Kris membelai lembut rambut coklat Luhan."Ada kita dan masih ada yeol yang mencintainya dengan tulus, dia akan baik-baik saja. Kurasa dulu dia juga seperti ini ketika kehilangan Fei fei "Kemudian Luhan menyadari kalau ia salah bicara kali ini. "Maaf kris, aku sungguh tidak bermaksud mengungkit hal itu "Kris sekali lagi mendaratkan kecupan di pipi mulus Luhan."Tidak apa, Xiao lu. Jangan merasa bersalah begitu, hal itu sudah berlalu dan sekarang aku ingin bersamamu , masa depanku " Kris menatap Luhan dengan lembut dan penuh cinta menyebabkan penyanyi itu tersipu.Kris mendekatkan tubuhnya ke arah Luhan, dan bersiap mencium Luhan saat Luhan memalingkan wajahnya."Kita di rumah sakit, Kris !'"Lalu ?""Jangan sampai keluarga Xiao ming berpikiran yang tidak-tidak, jangan di sini !"
"Kalau begitu kita ke kamar mandi saja, ayo "Luhan akan menolak, namun kris sedikit memaksanya dengan merangkul pemuda mungil itu, mengajaknya melakukan sesuatu yang pribadi di kamar mandi rumah sakit. "Kris, tahan hormonmu !" desis Luhan saat menyadari apa yang ingin kris lakukan bersamanya."Sorry, sayang tapi kali ini tidak bisa, aku merindukan tubuhmu, desahanmu, semuanya "Kris berbisik ser