FIRASAT (1/1)

"Ayo  masuklah, kalian semua " Kris mengajak Xixi, Lay dan Yeol ke kamar rawat LUhan."Kau harus beristirahat selama seminggu penuh di rumah sakit " Kris menyuapkan makan malam pada Luhan."Aku akan membawakan barang-barangmu, Luhan " seru yeol."Dan aku dan kris  ge akan menungguimu di sini " sahut Xixi.Luhan tersenyum lemah, "Kalian baik sekali " Sementara Lay tidak berani banyak bicara, karena pandangan kris padanya begitu mengintimidasi.Seolah mengatakan agar jangan pernah mendekati Luhan Pandangan Xixi juga tidak berbeda jauh, walaupun cantik, namun pandangan dinginnya bisa begitu menakutkan. Hanya yeol saja yang masih agak baik dan mau mengajaknya mengobrol.  Setelah Luhan tidur, Kris mengajak Xixi bicara."Aku belum sempat meminta maaf pada pacarmu ""Dia sudah memaafkanmu kok ""Tapi tetap saja, aku ingin bicara langsung padanya ""Kau telepon saja "Xixi menyodorkan handphone-nya ke kris, membuat sambungan interlokal ke China.   "Hallo, Xixi " sapa suara berat di seberang yang tak lain adalah suara Xiao ming."Ini aku, Kris ""Oh kris, ada apa ?""Mmmm, soal kemarin, kesalahpahaman itu, aku sungguh minta maaf. Aku berharap kita bisa menjadi teman mulai sekarang ""Tentu kris, tidak masalah buat aku, menambah teman selalu menyenangkan "Kris merasa Xixi tidak salah memilih kekasih, bahkan mungkin calon suami. Xiao ming orang yang hangat dan ramah, dan ia yakin pria itu bisa menjaga Xixi seumur hidupnya.Kris mendengar tawa renyah Xiao ming di ujung sana. "Aku mendengar Luhan mengalami kecelakaan, aku baru melihatnya di televisi. Apakah dia baik-baik saja, Kris ?"Nada Xiao ming terdengar khawatir."Dia sudah dioperasi untuk mengeluarkan pecahan kaca dari punggungnya. Dia harus beristirahat seminggu di rumah sakit. Hey, Xiao ming-ah ""Ya ?"

"Kudengar minggu depan ulang tahunmu, kau akan ke korea kan ?""Pasti, kenapa ?"Terdengar jeda cukup panjang sebelum Kris berbicara lagi."Kapan kau akan melamar Xixi ?""Huh ? kenapa mendadak kau bertanya tentang itu ?""Tidak apa, karena kalian begitu serasi, dan kupikir kalian sudah berpacaran hapit tiga tahun. SEbagai kakak, tentu aku ingin adikku bahagia, jadi kau jangan  coba-coba bermain-main dengannya. Kau s