PENYESALAN (1/1)
a/n : I've make a side story about Huang Xiao Ming and Xixi. It's called Ming and Fei, if you wanna read. Just read it. Hehehehe.... Just because Xiao ming is my bias. God, he's so handsome wkwkwk.... Kris menatap Luhan yang lahap memakan masakan buatannya. Memang masakannya tidak lebih baik dari Xixi. Ah mendadak ia merindukan gadis itu lagi.Kris mengikuti Luha yang tengah mencuci piring di dapur seusai dia menyantap makan malamnya.Kris memeluk erat pinggang Luhan dari belakang. "Luhan, kau sudah tidak marah padaku lagi kan ?""Aku tidak tahu, Kris ", jawab Luhan pelan."Xiao Lu..." kris menciumi tengkuk Luhan."Kris, aku hanya ingin kau berjanji satu hal ""Janji apa ?""Jangan lagi meninggalkan aku "
"Aku berjanji tak akan meninggalkanmu, Luhan. Aku akan melakukan apapun untukmu. Jangan marah lagi ya ? setelah ini kita tidur ya ?"Luhan mengerti apa yang dimaksudkan oleh kris. Luhan hanya mengangguk dan membiarkan Kris terus menciuminya.Mengambil alih tubuhnya karena hati dan tubuhnya, semuanya telah sepenuhnya ia serahkan pada kris. Xixi masih menikmati momen kebersamaannya dengan Xiao ming."Aku sungguh tidak rela membiarkan kau kembali ke apartemen itu "Xiao ming bermain dengan jemari lentik Xixi."Kau kenapa ? apakah masih cemburu juga pada Kris ge ?"Xiao ming dengan gerakan mendadak berada di atas Xixi, menatap gadis itu dengan mata tajamnya."Aku cemburu, aku benar cemburu. Aku sangat sangat sangat cemburu. Anak itu, bisa apa sih dia ? beraninya menyeret gadisk