PERASAAN MACAM APA INI ? (1/1)

Tak terasa Kris sudah bekerja 3 bulan sebagai bodyguard Luhan, mereka berdua sepakat tak membahas pengakuan Luhan malam ituu.Mereka berada di taman di belakang rumah Luhan, sepertinya pembicaraan malam hari menjadi menu wajib mereka setiap kali ada kesempatan.Kris mencuri lihat ke sampingnya, memperhatikan setiap gerak-gerik Luhan.Ia tahu apa yang kini dirasakannya bukan perasaan yang semu, ini memnag nyata terjadi. Meski rasanya akan sulit sekali untuk mengakuinya."Apa sekarang kau mau bercerita padaku tentang cinta pertamamu ?". Tanya Kris.Luhan meremas jemarinya sendiri, ia terlihat sedikit tidak nyaman. "Namanya. Oh Se hun. Dia dongsaengku di SMA, lebih muda 2 tahun dariku. Kami pernah berpikir kami memang ditakdirkan untuk bersama. Begitu mirip satu ssama lain, setidaknya kata orang begitu dan kami sama sekali tak peduli pandangan orang lain, orang lain bisa menerima kami atau tidak, yang pentiing kami bahagia bersama, itu sudah cukup, tapi ....kmai harus berakhir ".Raut wajah Luhan berubah menjadi sedih."Berakhir ?"Luhan tertawa pahit, "Ia tak setuju aku jadi artis, bahkan ia mengancamku untuk memilih, impianku atau dirinya, bahkan sampai sekarang aku tak tahu apa aku sudah mengambil keputusan yang tepat ".Kris menghela nafas panjang, ia akui ia bukanlah orang yang bisa membuat orang lain merasa lebih baik karena ucapannya, ia tak pandai menenangkan orang. Itulah yang mungkin membuatnya menjadi sosok pemuda yang membosankan."Aku lupa memberitahumu, aku bukan pemberi saran yang baik dalam urusan asmara ", candanya."Kau....kau masih mencintainya ?", tanyanya lagi."Dia sudah menikah, Kris. Dengan wanita, kudengar namanya Seohyun dan dia begitu cantik, kami tak pernah saling kontak lagi, mungkin mereka sudah punya anak sekarang. Kalau ia bers