AKU JUGA INGIN TAHU TENTA (1/1)

Kris dan Luhan pulang sekitar jam 11 malam. Dan Luhan terlihat cukup letih.Luhan mempunyai kebiasaan meminum segelas coklat panas sebelum tidurnya karena coklat panas akan membantunya  tidur lebih nyenyak, memang belakangan ini Luhan agak susah tidur, mungkin akibat terlampau sibuk, dia sibuk mempersiapkan promosi album terbarunya."Apa kau juga mau kubuatkan coklat panas, Kris ?", "Boleh, apa perlu kubantu ?',"Tak usah, aku sudah biasa melakukan ini, aku biasa hidup sendiri, jadi smeua pekerjaan rumah tangga  aaku sudah biasa melakukannya "."Ah alangkah beruntungnya wanita yang akan jadi istrimu nanti ", ujar kris. "Bodoh, aku tak akan menikah dengan wanita !!". "Ermmmm begitu ya ?", "Tentu ", sahut kris seraya tersenyum. "Senyum itu, serius....dia benar-benar harus berhenti melakukannya !!". Luhan mengambil tempat di sofa sebelah kris."Bukankah aku sudah menceritakan tentang diriku, apa kau tidak mau menceritakan tentang dirimu juga ?', tanya Kris. Entah kenapa pemuda itu jjuga ingin tahu lebih banyak tentang Luhan. "Aku ? Namaku Luhan, lahir 20 April 1990 "."Ternyata kau lebih tua darku ya ?","Oh ya ?"."Ya aku lahir bulan November, apa aku harus memanggilmu gege sekarang ?",  Kris terkekeh pelan, mambuat Luhan memukul pelan bahu kekarnya."Aku... aku anak tunggal, orangtuaku tinggal di Beijing. Aku bisa seperti ini karena tak sengaja, waktu itu aku hanya mengantar temanku shopping di myeongdong, dan ada produser menawariku apakah mau jadi artis, jujur saja kukira waktu  itu aku cuma ditipu. Sebetulnya aku ke korea untuk studi, namun malah berakhitr jadi artis ", Luhan tertawa kecil. Senyum itu, senyum itu lagi-lagi mengingatkanku pada senyumnya, mengapa me